BALANGAN – Sekitar 2.687 orang dari 1.017 Kepala Keluarga tersebar di tujuh desa di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami dampak banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari terakhir, dan menyebabkan sungai meluap.
Kapolsek Juai, Ipda Jimmy Hasiholan, hujan terjadi sejak hari Minggu dengan intensitas yang cukup tinggi, menyebabkan air sungai meluap. Beberapa desa yang terdampak banjir antara lain Desa Galumbang, Desa Bata, Desa Juai, Desa Lalayau, Desa Mihu, Desa Telur Bayur, dan Desa Mungkur Uyam.
Banjir ini mengganggu aktivitas warga dan menciptakan kesulitan dalam mencari penghasilan karena lahan pohon karet juga terendam banjir. Saat ini, kendaraan roda dua maupun empat masih bisa melintasi di jalan raya, namun pengendara diimbau untuk berhati-hati dan waspada karena tinggi air bervariasi mulai dari 50 cm hingga 150 cm.
Para pelajar dan warga terpaksa menunggu aparat dan relawan untuk membantu menyeberang jalan yang tergenang banjir.
Dilansir Antara, Muhammad Untung, seorang warga Desa Sumber Rejeki, berharap pemerintah daerah segera menambah bantuan perahu karet dan meninggikan jalan pada dua desa tersebut agar tidak terjadi banjir.
Petugas Polsek dan Koramil Juai serta relawan membantu para pelajar dan masyarakat yang beraktivitas dari Desa Sumber Rejeki ke Desa Mungkur Uyam dengan menggunakan perahu karet karena para pelajar harus melintasi kawasan banjir sekitar satu kilometer.





