JAKARTA – Acara gerak jalan kerukunan antar umat digelar Parisadha Budha Dharma Niceren Syosyu Indonesia (NSI), di depan Kantor Kementerian Agama RI Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (6/11/2016) dan diikuti ribuan orang.
Gerak jalan ini dalam rangka memperingati hari jadi ke-52 NSI yang jatuh pada tanggal 28 Oktober. Selain itu, gerak jalan kerukunan ini sekaligus memperingati Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober serta mensosialisasikan pesan damai antar umat beragama. Gerak jalan ini dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Dilansir merdeka.com, gerak jalan ini diikuti 2.233 warga. Dari 2.233 warga, 1.356 orang di antaranya adalah peserta NSI sementara 877 orang di antaranya adalah tamu undangan.
Menurut Ketua Umum NSI, Mahapandita Utama Suhadi Sendjaja, gerak jalan ini menjadi upaya untuk merawat kerukunan antar umat beragama di Tanah Air.
“Kerukunan adalah sesuatu yang sudah ada di Indonesia sejak dulu. Gerak jalan ini menjadi satu kegiatan merawat kerukunan yang direkomendasikan oleh PKUB Kementrian Agama RI,” ujar Suhadi dalam keterangan persnya.
Suhadi menambahkan, gerak jalan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memulihkan dampak psikologis yang muncul pasca aksi demonstrasi 4 November 2016 di depan Istana Negara.
“Kami berharap gerakan ini menjadi momentum untuk memulihkan situasi dan rasa percaya diri dari masyarakat, khususnya warga keturunan Tiong Hoa,” kata dia.





