Ribuan Rumah di Lebak Rawan Longsor

Ilustrasi

LEBAK – Ribuan rumah di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tinggal di daerah rawan longsor karena berada di daerah aliran sungai, perbukitan, dan pegunungan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan bencana longsor setiap bulan dialami masyarakat.

Semestinya, kata Kaprawi, ribuan rumah yang tinggal di daerah rawan longsor direlokasikan ke tempat yang lebih aman dari bencana alam.

Namun, Pemerintah Kabupaten Lebak harus melakukan kajian terlebih dahulu, terutama terkait kemampuan keuangan daerah untuk mendanai relokasi ke tempat yang aman itu.

Pemerintah daerah juga pernah melakukan relokasi bagi masyarakat yang rawan longsor, seperti masyarakat Bojongmanik dan Cimarga.

Saat ini, menurut Kaprawi, sebagiamana dikutip Republika, ribuan rumah rawan longsor tersebar di 16 kecamatan antara lain Kecamatan Bojongmanik, Sobang, Rangkasbitung, Cimarga, Cibadak, Gunungkencana, Leuwidamar, Bayah, Banjarsari, Cirinten, Malingping, Lebak Gedong, Cilograng, Cijaku, Muncang, Cibeber, dan Wanasalam.

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam tersebut agar meningkatkan kewaspadaan. Selama ini, curah hujan meningkat sehubungan tibanya masa peralihan atau pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau.

Advertisement