
ISTANBUL – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa hampir 4.250 teroris telah dinetralkan selama Operasi Olive Branch di wilayah Afrin Suriah barat laut.
Berbicara di peringatan yayasan ke-150 dari Observatorium Kandilli dan Lembaga Penelitian Gempa Bumi Universitas Bogazici di Istanbul, Jumat (20/4/2018), Erdogan mengatakan, “4.250 teroris dinetralkan sejak dimulainya Operasi Olive Branch di Afrin,” dilansir Anadolu.
Otoritas Turki sering menggunakan kata “dinetralkan” dalam pernyataan mereka untuk menyiratkan bahwa teroris yang bersangkutan menyerah atau terbunuh atau ditangkap.
Turki meluncurkan Operation Olive Branch pada 20 Januari untuk membersihkan kelompok teroris YPG / PKK dan ISIS dari Afrin di Suriah barat laut di tengah meningkatnya ancaman dari kawasan itu.
Pada 18 Maret, pasukan yang didukung Turki membebaskan pusat kota Afrin, yang telah menjadi tempat persembunyian utama bagi YPG / PKK sejak 2012.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah serta untuk melindungi warga Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.




