Ribuan Warga Filipina Derita Infeksi Pernafasan Akibat Abu Vulkanik Gunung Mayon

Gunung Api Mayon/ AP
FILIPINA – Pihak berwenang Filipina mengatakan hampir 2.000 orang menderita infeksi saluran pernafasan akut akibat Gunung berapi  Mayon yang telah mengeluarkan  abu, lahar, dan partikel batuan vulkanik.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (28/1/2018), Ricardo Jalad, kepala Dewan Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Nasional, mengatakan sebagaimana dikutip Anadolu, bahwa jumlah penduduk Albay terkena penyakit karena ashfall dari Mayon dan jumlahnya hampir empat kali lipat, dari 516 menjadi 1.972.

Berdasarkan data dewan, sebagian besar orang ini terkena infeksi pernafasan menunjukkan tanda demam dan hipertensi.

Badan tersebut juga melaporkan bahwa bahan abu, lahar dan piroklastik yang dimuntahkan oleh gunung berapi selama dua minggu terakhir telah merusak tanaman seharga 189,4 juta peso Filipina ($ 3,72 juta) di provinsi Albay, termasuk beras, jagung, dan abaca.

Sejak hari Minggu, hampir 23.000 keluarga atau 89.000 orang terkena dampak di 59 desa di Albay oleh gunung berapi tersebut.

Sementara itu, Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina melaporkan bahwa mereka mencatat tiga letusan dalam semalam, dan memperingatkan arus lahar , lumpur air berbatu,  saat Mayon melanjutkan aktivitasnya yang meningkat.

Advertisement