HAITI – Ribuan orang berdemonstrasi pada hari Minggu (20/10/2019) di Port-au-Prince, menuntut agar Presiden Haiti Jovenel Moise mundur.
“Jovenel tidak mampu dan tidak kompeten, dia harus mengepak tasnya karena Haiti harus hidup,” kata salah satu demonstran, Jean Ronald.
“Adalah tidak normal untuk hidup di negara yang tidak setara,” tambah Ronald, dlansir AFP.
Setelah demonstrasi dan barikade yang berulang kali dilakukan secara teratur oleh para penentang presiden di seberang jalan utama, banyak sekolah diliburkan selama lebih dari sebulan.
“Saya mengenakan seragam saya hari ini, ini baru, dan kesempatan pertama saya untuk mengenakannya adalah dalam sebuah demonstrasi,” kata Nelly Delamet, 19. “Banyak hal harus berubah, Jovenel tidak baik.”
Sejak berkuasa pada Februari 2017, Moise harus menghadapi kemarahan gerakan oposisi yang menolak mengakui kemenangannya dalam pemilihan umum yang dianggap meragukan.
Kemarahan meningkat pada akhir Agustus karena kekurangan bahan bakar nasional, dan protes berubah menjadi kekerasan.





