Rumah Palestina Dekat Tembok Ratapan Akan Dihancurkan

Ilustrasi Tembok Ratapan. Foto; SuaraPalestina

PALESTINA (KBK)  – Sebuah buku yang terbit di Israel  baru-baru ini menyingkap rencana pemerintah Israel untuk melanjutkan program penghancuran rumah warga Palestina yang didirikan berdekatan dengan tembok ratapan.

Rencana ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya di mana Israel berhasil menghancurkan lebih dari 108 rumah sejak menduduki kota Al-Quds tahun 1967.

Menurut buku yang dipublikasikan di Harian Haretz, Jum’at (12/8/2016) oleh jurnalis Nedaf Syargei dan dikutip oleh Kantor Berita Suara Palestina, pemerintah Israel berniat untuk menyisir seluruh bangunan bagian Utara tembok ratapan.

Usaha ini dimaksimalkan guna memperluas ruang peribadatan kaum Yahudi di masa-masa mendatang.  Israel tetap berkeyakinan bahwa kaum Yahudi memiliki hak sejarah atas tanah Al-Quds sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah atas tempat-tempat yang mereka klaim sebagai pusat-pusat ibadah suci bagi kaum Yahudi.

Awalnya rencana untuk menghancurkan sisa rumah yang masih berdiri kokoh itu masih bersifat rahasia di kalangan pejabat elit Israel. Namun akhirnya niat ini terkuat ke publik di awal tahun 1972 setelah sejumlah pendeta Yahudi membahas masalah ini kepada masyarakat awam.

Dalam buku tersebut disebutkan, saat itu Perdana Menteri Israel David Ben Gurion memerintahkan penghancuran rumah setelah mendapat tekanan dari sejumlah pejabat sipil dan militer Israel .

Dalam aqidah Yahudi, tembok ratapan yang dulu dibangun oleh raja Hedores itu dipercaya sebagai tempat suci untuk berdoa kepada Tuhan mereka. Mereka menyakini di tembok itulah bersemayam “Syekhinah” (Kehadiran Tuhan).

Advertisement