JEPANG – Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah Satoshi Uematsu, pelaku penikaman 19 orang di sebuah panti sosial di Jepang, Kepolisian Jepang menemukan satu tas berisi beberapa pisau, satu di antaranya penuh darah.
Reuters melaporkan pemeriksaan dilakukan pada Rabu (27/7/2016), dan di lokasi tampak berkerumun para pewarta yang menunggu hasil pengggeledahan yang dilakukan polisi.
Seperti diketahui, Selasa (26/7/2016), Uematsu membunuh dan melakukan penikaman massal terhadap 19 pasien hingga tewas dan puluhan lainnya terluka.
Setelah menyerahkan diri ke polisi, ia sempat ditahan di penjara regional di Sagamihara, dan kini Uematsu dibawa ke Kantor Jaksa Publik Distrik Yokohama di Kanagawa.
Sebelumnya ia sempat mengatakan bahwa ia ingin menghabisi para penyandang disabilitas di dunia.




