MEULABOH – Warga yang kehilangan rumahnya akibat diterjang banjir bandang di Aceh Jaya masih bertahan di tenda darurat dengan alas seadanya.
Samsiar, salah satu korban banjir, mengaku terpaksa tinggal di tenda. Dia akan memulai dengan hari baru bersama keluarganya di tenda ini.
Menurut Kepada Desa Rantau Panjang T Ali Munir, dampak bencana banjir bandang ini ada sekitar 30 kepala keluarga atau 140 jiwa bertahan di tenda pengungsian.
Warga yang kehilangan tempat tinggal akibat dihantam banjir itu berharap ada bantuan pembangunan rumah dari pemerintah setempat. Demikian dilansir Okezone, Minggu (20/11/2016).





