Rumah Sakit Indonesia di Rakhine Kesulitan Air Bersih

ilustrasi

RAKHINE – Rumah Sakit Indonesia di Rakhine State, Myanmar, yang baru saja diselesaikan proses pembangunan tahap pertamanya, masih kesulitan air bersih.

Untuk mengatasinya, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mengirimkan ahli teknik lingkungan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Ketua Tim Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Myanmar Ichsan Thalib mengatakan jika air di wilayah tersebut payau sehingga selama ini masyarakat sekitar mengandalkan dan sangat bergantung dari air tadah hujan.

Menurut siaran pers yang dikutip Antara,  MER-C mengirim empat relawan teknis, Senin (7/8/2017) yang akan melakukan studi lanjutan untuk mengatasi permasalahan kesulitan air bersih di wilayah sekitar Rumah Sakit Indonesia di Myanmar.

Selain mencoba mengatasi kesulitan air bersih, tujuan utama tim tersebut adalah melakukan supervisi pekerjaan tahap pertama yang dikerjakan oleh kontraktor lokal pemenang tender sekaligus melakukan finalisasi pembayaran.

Pengerjaan tahap pertama meliputi pengurukan dan pemagaran lahan Rumah Sakit Indonesia seluas lebih dari 7.000 meter persegi yang terletak di Muaung Bwe, Mrauk U, Rakhine State.

Rumah Sakit Indonesia di Myanmar adalah program kerja sama MER-C dan Palang Merah Indonesia (PMI) yang didukung Pemerintah Indonesia.

Rumah Sakit Indonesia di Myanmar diharapkan dapat menjadi salah satu diplomasi kemanusiaan dalam bidang kesehatan yang dapat mendorong terciptanya perdamaian bagi warga Muslim dan Budha di negara tersebut.

Advertisement