SURIAH – Militer Rusia mengatakan pada hari Senin (5/3/2018) bahwa pemberontak Suriah telah berjanji untuk membiarkan warga sipil meninggalkan daerah kantong Ghouta timur.
Kantor berita Interfax melaporkan, seperti dipantau Reuters pemberontak mengizinkan mereka dengan imbalan bantuan kemanusiaan.
Sebelumnya, Rusia memperkenalkan gencatan senjata harian di daerah yang sangat dibom namun militer mengatakan bahwa pemberontak Suriah telah mencegah penduduk setempat untuk pergi.