MOSCOW (KBK) – Juru bicara Rusia di Kremlin Dmitry Peskov tidak mengakui pasukan Rusia menyerang konvoi kemanusiaan.
Peskov menolak mengomentari serangan terhadap konvoi kemanusiaan, ia mengatakan militer Rusia sedang memeriksa rinciannya.
Diketahui, pesawat tempur ‘tak dikenal’ melancarkan serangan udara terhadap konvoi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Suriah yang sedang membawa makanan dari PBB untuk dipasok ke kota yang terkepung di Aleppo, Senin (19/9/2016).
“Kami mengungkapkan keprihatinan serius di sini,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov seperti dikutip oleh kantor berita TASS, Selasa (20/9/2016)
Amerika Serikat dan Rusia telah mengumumkan kesepakatan penting pada gencatan senjata nasional di Suriah selama tujuh hari mulai 12 September.
Namun pada hari Sabtu, tentara Suriah menuduh koalisi pimpinan AS menyerang mereka dan membunuh 90 tentara Suriah di provinsi timur Deir al-Zour.
Pentagon mengakui dalam sebuah pernyataan pada hari yang sama, bahwa koalisi mungkin telah menyerang pasukan pemerintah Suriah tidak sengaja.
Namun John Kirby, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, menyatakan serangan itu tidak disengaja.
Seperti diberitakan Xinhua, serangan tak sengaja dari koalisi Amerika terhadap tentara Suriah dibalas dengan serangan ke konvoi kemanusiaan yang menuju Aleppo.





