Rusia Tegaskan Tidak Perpanjang Gencatan Senjata di Aleppo

Ilustrasi Warga Aleppo kocar-kacir menyelamatkan diri. Foto: Reuters

ALEPPO – Seorang diplomat Rusia mengatakan Kremlin tidak akan mempertimbangkan gencatan senjata kemanusiaan lagi untuk Aleppo di Suriah.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov hari Senin (24/10/2016) mengatakan, setelah gencatan senjata 72 jam lewat, pesawat tempur Rusia dan Suriah melancarkan gelombang serangan udara baru.

Meskipun Moskow dan Damaskus telah beralasan serangan ini ditujukan pada jihadis, namun pihak Barat mengatakan, mereka tidak membeda-bedakan sasaran mereka dan juga menyerang warga sipil.

Dilansir VOA, Ryabkov yang berbicara kepada kantor berita Interfax, mengatakan, “Setiap gencatan senjata baru membutuhkan jaminan dari lawan-lawan kami mengenai tindakan yang benar dari pemberontak anti-pemerintah.”

Sementara itu koordinator PBB terpaksa menunda evakuasi hari Jumat dari Aleppo karena kelompok yang bertempur tidak dapat memberi jaminan keamanan untuk petugas medis.

Hingga kini, sebanyak 300 ribu warga sipil terperangkap di Aleppo, dan persediaan makanan sangat minim, begitu juga dengan pasokan medis darurat.

Advertisement