BOJONEGORO – Salah seorang warga tak mampu Kabupaten Bojonegoro yang menderita sakit menahun memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Menurut keterangan keluarga, pelaku gantung diri tersebut karena mengalami sakit menahun yang tak kunjung sembuh. Sedangkan pihak keluarga tidak mampu untuk biaya berobat.
Kasi Trantib dan Linmas Kecamatan Tambakrejo, Suyantoro mengatakan, pelaku gantung diri, Mustajab (35) Warga Dusun Kedungadem, Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro tersebut termasuk warga tidak mampu.
Peristiwa gantung diri tersebut, kata dia diketahui istrinya pada Senin (2/10/2017) sekitar pukul 05.00 WIB.
Pelaku biasanya tidur di ruang rumah belakang dengan alas tikar. Setelah dicari istrinya menemukan pelaku sudah tergantung di usuk atap rumah dengan menggunakan tali rafia warna biru.
Setelah mengetahui hal itu, pihak keluarga kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Mendapat laporan adanya kasus gantug diri, perangkat desa Malingmati dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa dan Piket Jaga Polsek tambakrejo kemudian mendatangi tempat kejadian perkara
Dari hasil pemeriksaan tenaga medis tidak di ketemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban, dan tidak terdapat luka – luka.
Dalam laporan sesuai keterangan istrinya, pelaku sudah lama mengalami sakit depresi. Pihak keluarga juga sudah pernah melakukan pengobatan di Rumah Sakit Jiwa di Kalitidu. Jasadnya kini langsung dimakamkan, karena pihak keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi.





