Saling Memberdayakan di Warung Berkah

BOGOR — “Saya percaya tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Jadi ini pasti sudah takdir,” ujar Adit (25), salah satu pedagang kaki lima penerima manfaat gelaran Warung Berkah binaan Dompet Dhuafa.

Sejak tahun 2015 Adit bergelut dalam bisnis kuliner khas Palembang, Pempek. Namun sejak bulan April lalu ia mulai mengembangkan kuliner jenis cilok. Dengan begitu kini Adit mampu memberdayakan 8 orang temannya untuk jadi karyawan. Salah satunya Madun, pemuda berusia 24 tahun yang masih menganggur.

“Kala itu saya baru mulai jualan cilok, akhirnya saya ajak Madun ikut kerja, sekalian sama-sama belajar. Alhamdulillah tambah dikasih jalan berkah-Nya, melalui Madun. Kami mendapat informasi tentang Warung Berkah Dompet Dhuafa,” kata Adit, semangat.

Dompet Dhuafa menggelar Warung Berkah pada Senin (4/6), di Masjid Raya Bogor, Jl. Pajajaran, Baranangsiang, Bogor. Gelaran tersebut merupakan program binaan Dompet Dhuafa untuk memfasilitasi para wirausaha kelas menengah, sebagai rangkaian menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan. Selain cilok, terdapat jenis kuliner es pisang ijo, hingga varian kue jenis nastar sebagai camilan khas hari raya Idul Fitri.

Manager Ekonomi Dompet Dhuafa Kamaludin mengatakan, Warung Berkah digelar sejak tanggal 4 hingga 10 Juni 2018.

“Dompet Dhuafa berusaha memfasilitasi dari segi permodalan untuk bahan baku. Juga kami sediakan tempat berjualan, tenda bazar lengkap dengan mejanya selama sepekan kedepan. Semoga amanah,” terang Kamal.

Advertisement