JAKARTA (KBK) – Terus meluaskan manfaat mendorong Dompet Dhuafa meluncurkan 200 Zona Layanan baru yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Mengingat Dompet Dhuafa lahir untuk memberdayakan dan memutus rantai kemiskinan serta membantu sesama manusia. Maka perluasan jaringan baik dalam mengakomodasi kebaikan masyarakat mau pun pemberdayaan menjadi keniscayaan.
Maka, hari ini Rabu (30/10), bertempat di Balai Kartini, Dompet Dhuafa meresmikan 200 Zona Layanan baru di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
”Di era 4.0 ini, Dompet Dhuafa meyakini bahwa banyak orang ingin terlibat dalam kebaikan. Terutama untuk membantu orang lain. Kemudian saat mengelola permasalahan kemiskinan dan kemanusiaan, harus melibatkan banyak pihak,” ujar Nasyit Majidi, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa.
Menurut Nasyith, sekarang ini adalah zaman keterhubungan, dan digitalisasi menjadi penting untuk menguatkan kanal penghimpunan.
“Seperti lahirnya bawaberkah.org dan MUMU Apps sebagai payment gateway di Dompet Dhuafa. Sehingga dengan semakin luasnya jaringan dan pendekatan digital, maka semakin luas pula Dompet Dhuafa dalam mengintervensi problematika kemiskinan di negeri ini,” jelas Nasyith.
Langkah menghadirkan ruang kolaborasi 200 Zona Layanan atau cabang, menjadi desain dari pola kolaborasi lembaga dan organisasi legal untuk terlibat, serta berperan membantu orang lain, dalam konteks ini adalah dhuafa.





