Sampang Lima Hari Terendam Banjir, Listrik Masih Mati

ilustrasi

SAMPANG -Sudah lima hari ribuan jiwa warga yang tinggal di 5 desa dan 4 kelurahan di kawasan Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang,  terendam banjir luapan sungai Kemuning.

Pertokoan, pasar dan jalan raya nasional hingga saat ini masih terendam air. Aktifitas warga yang biasanya rame, berubah menjadi suara aliran arus banjir.

“Rata-rata air masih sedalam 1 meter. Jalan raya protokol belum bisa dilalui oleh kendaraan,” ucap Rahmad Kurniawan warga korban banjir yang tinggal di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Depenang, Minggu (5/2/2017).

Banjir yang terus berlangsung membuat listrik mati dan belum juga menyala karena pihak PLN setempat hingga saat ini juga masih memadamkan jaringan arus listrik.

“Jika tidak ada kiriman air hujan dari wilayah utara nanti malam banjir dipastikan sudah surut,” kata Anang Junaidi, Plh Kantor BPBD Sampang, dikutip dari beritajatim.

Advertisement