Sang Ibu Diserang Stroke, Milam Ikhlas Putus Sekolah dan Mencari Nafkah

Foto: LKC yogyakarta

YOGYAKARTA –  Ibu Nita, salah satu warga asal Kampung Nitiprayan-Jomegatan, Kelurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta menderita penyakit stroke  sejak tahun 2016 yang membuatnya tidak bisa berjalan.

Dia hanya tinggal berdua dengan anaknya, Milam  dalam sebuah kamar kontrakan seharga Rp 150.000,-/bulan. Bu Nita yang biasanya mencari uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari sebagai buruh cuci kini tak berdaya lagi, sehingga Milam pun terpaksa putus sekolah.

“Saya ikhlas membantu Ibu. Saya ingin ibu cepat sembuh dan bisa berjalan kembali,” ujar Milam.

Setiap pagi, selepas menyiapkan kebutuhan ibunya, membereskan segala pekerjaan rumah, dan bekerja, Milam  bekerja di rumah saudaranya untuk mengasuh keponakannya, dengan upah secukupnya.

“Sebulan terakhir ini saya kerja di pabrik bakpia dekat rumah biar lebih gampang kontrol ibu. Namun pabrik bakpianya sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Melihat kondisi memprihatinkan tersebut, Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta mengadakan penggalangan dana untuk membantu Bu Nita dan anaknya Miliam. Periode penggalangan dana ini dilakukan dari 24 Juni sampai 31 Agustus 2020.

Dana hingga kini sudah terkumpul sebanyak Rp 20.861.000,- dan tim langsung menyerahkannya kepada Bu Nita di kediamannya langsung pada Selasa (8/9/2020).

“Terima kasih kepada para donatur, sudah membantu ibu saya. Semoga diberi kesehatan dan rejekinya lancar,” tutup Miliam, dilansir dompetdhuafa.org.

Advertisement