JAKARTA – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto menargetkan Indonesia dapat memasuki fase endemi bila tak ada lonjakan kasus virus corona (Covid-19) pasca-Idulfitri tahun ini.
Suharyanto menjelaskan ada banyak faktor yang menentukan peralihan status suatu negara dari pandemi menjadi endemi. Dan hal itu, menurutnya, tak bisa diputuskan begitu saja oleh Satgas.
Dia pun menuturkan pihaknya masih akan terus meninjau perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia untuk mencapai status endemi tersebut.
“Mudah-mudahan pasca Idulfitri tahun 2022 ini kondisinya tidak seperti pasca liburan-liburan panjang sebelumnya. Kita lihat setiap Idulfitri kan ada kenaikan dan timbul varian baru. Mudah-mudahan sekarang tidak seperti itu,” ujar dia, dilansir CNNIndonesia.
Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban sebelumnya memprediksi bahwa Indonesia bisa memasuki fase endemi Covid-19 dalam kurun waktu satu hingga tiga bulan ke depan.
Zubairi mengatakan kondisi itu hanya bisa dicapai bila perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia memenuhi sejumlah syarat yang disepakati bersama. Syarat-syarat itu antara lain penurunan jumlah kasus konfirmasi Covid-19, varian Omicron sudah menjangkiti sebagian besar penduduk, dan vaksinasi dosis kedua mencapai 70 persen.
Diketahui, saat ini vaksinasi dosis kedua di Indonesia sudah menginjak angka 76,50 persen. Sementara dosis pertama telah mencapai 94,37 persen.





