Satgas Temukan Ada Ratusan Kasus Covid-19 di 37 Sekolah di Solo

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah dimulai secara terbatas jika tak diawasi bisa menciptakan klaster sekolah, sementara Pembelajaran Jarak Jauh membebani orang tua, murid dan guru.

SOLO – Penularan kasus corona di Sekolah di Solo, Jawa Tengah semakin menyebar dan kini sebanyak 37 sekolah  terkonfirmasi ratusan kasus COVID-19 menyusul upaya tracing atau penelusuran kontak yang hingga saat ini masih terus dilakukan oleh Satgas Penanganan COVID-19 Kota Surakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta Siti Wahyuningsih mengatakan, dari klaster penyebaran COVID-19 yang terjadi di sekolah dan perguruan tinggi tersebut, ditemukan sebanyak 444 kasus positif COVID-19.

Secara keseluruhan, dikatakannya, untuk jumlah kasus aktif COVID-19 di Solo hingga saat ini sebanyak 454 orang. Dari total ini 104 di antaranya dari sekolah dan sisanya nonsekolah.

“Kenapa yang sekolah tadi ada 444 kasus yang kami catat, karena juga ada yang dari luar kota namun mereka sekolah di Solo. Ini masih kami proses clearing,” katanya.

Ia mengatakan, dari kasus COVID-19 yang ditemukan di lingkungan sekolah tersebut gejalanya hampir sama dan bersifat ringan.

“Batuk pilek. Intinya ini kasusnya ringan, mudah-mudahan tidak menimbulkan gejala yang berat, tidak menimbulkan kematian, tetapi hati-hati pada yang komorbid,” katanya, dikutip Antara.

Sementara itu, dikatakannya, dari total jumlah kasus yang berasal dari sekolah hingga saat ini sebagian besar masih dalam proses tracing atau penelusuran kontak.

“Yang sudah close (selesai tracing) baru SMPN 4 Surakarta, SMA Warga, dan SD Sayangan,” katanya.

 

Advertisement