Satu Juta Anak di Gaza dalam Keadaan Terpuruk

Ilustrasi Seorang anak Palestina korban dari kekejaman Israel. foto: Ist

GAZA – Save the Children, sebuah badan amal internasional yang membela hak anak-anak seluruh dunia mengatakan jika satu juta anak-anak di Jalur Gaza berada dalam kondisi yang mengerikan.

“Satu juta anak di Gaza hidup dalam kondisi mengerikan,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (5/9/2017).

Save the Children menganggap Gaza tidak bisa dipercaya sekarang. Menurut badan amal tersebut, 60 persen laut di sekitar Gaza terkontaminasi limbah yang tidak diolah dan lebih dari 90 persen sumber airnya dikonsumsi manusia.

Wilayah Palestina yang terkepung, di mana lebih dari dua juta orang tinggal, juga telah menderita krisis energi sejak pertengahan April karena perselisihan mengenai pajak antara Hamas dan pemerintah Palestina.

Gaza juga berada di bawah blokade ketat Israel selama satu dekade dan penduduk telah mengalami pemadaman listrik yang terus-menerus.

Save The Children mengatakan jika krisis listrik yang terus berlanjut dan “krisis lingkungan” telah menyebabkan lebih dari satu juta anak di Gaza tidak dapat tidur, belajar atau bermain.

Menurut badan amal tersebut, lebih dari 740 sekolah sedang berjuang untuk berfungsi tanpa listrik dan kebanyakan keluarga hanya menerima dua sampai empat jam listrik setiap hari.

Caroline Anning, dari Save the Children mengatakan kepada Al Jazeera bahwa situasi di Gaza adalah krisis kemanusiaan yang terus berkembang. Dia menambahkan bahwa situasi semakin parah setiap hari.

Save the Children meminta Israel untuk mencabut blokade Gaza dan bagi pihak berwenang Palestina dan Israel untuk menyediakan layanan dasar, karena kurangnya layanan tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya masalah kesehatan mental di daerah Gaza.

Advertisement