
SOLOK – Satu korban longsor yang terjadi pada malam Minggu (9/12/2017), di Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Ocan (45) ditemukan tewas setelah hilang selama tiga hari.
Menurut Eni, sang anak, ibunya pergi ke rumah adik ayahnya, Naeni di Palangkahan, Jorong Pakarohan, Nagari Sibaramabang Ateh untuk mempersiapkan prosesi adat arak bako,namun nahasĀ malam itu terjadi tanah longsor dan ibunya menjadi salah satu korban bersama Naeni dan Bachtiar.
Naeni mengalami patah gigi sementara Bachtiar terkeseleo. Sedangkan ibunya tertimbun tanah.
Jajaran Polres Solok Kota, TNI dari Kodim 0309, Basarnas Sumbar,BPBD Kabupaten Solok dan relawan Garuda Tagana membantu melakukan pencarian korban.
Kabag Ops Polres Solok, Kompol Bresman Simanjuntak mengatakan, berdasarkan data sementara, bencana longsor menerjang 30 rumah dengan klasifikasi 10 unit rumah dalam keadaan rusak berat dan 20 unit rumah rusak ringan.
Selain itu, longsor juga memutus akses jalan menuju Jorong Pakarohan Nagari Sibarambang. āTanah longsor di Sibarambang ini telah menelan korban satu orang meninggal, satu orang patah gigi dan satu orang keseleo,ā ujarnya, dilansir Haluan, Selasa (12/12/2017).




