Tel Aviv-Dalam sistem multimedia , sebuah maskapai penerbangan China mengganti ‘Israel’ dengan ‘wilayah Palestina’ .
Hal tersebut diketahui saat seorang penumpang warga negara Israel dalam penerbangan Hainan Airlines dari Beijing ke Tel Aviv, melihat tidak ada ‘Israel’ dalam peta di pesawat.
Layar peta di pesawat yang diambil fotonya oleh seorang penumpang itu, hanya memperlihatkan tulisan Suriah, Siprus dan Lebanon dengan jelas. Tetapi tidak ada sedikitpun ‘Israel’ terpampang di peta tersebut dan penumpang itu menyebut negaranya sudah dihapus.
Pihak Hainan Airlines pun mengomentari perubahan dalam peta tersebut. Sementara protes dari penumpang dilontarkan setelah mendarat di Bandara Ben Gurion pada Selasa (1/11).
“Kami sampaikan terimakasih karena penumpang memperhatikan kesalahan teknis,” demikian pernyataan manajemen Hainan Airlines, seperti dikutip Middle East Monitor, Selasa (1/11/2016).
“Pihak maskapai tengah memperbaiki peta secepat mungkin dengan penyalur perangkat lunak kami,” jelas pernyataan tersebut.
Tak hanya kali ini, Agustus lalu, beberapa penumpang Israel menolak untuk naik ke penerbangan Air Serbia dari Beograd menuju Tel Aviv, setelah diumumkan bahwa tujuannya adalah Palestina bukan Israel. Pihak Air Serbia menyebutkan penerbangan itu menuju Tel Aviv, bukan ke Israel.





