Secangkir Kopi, Sejuta Kepedulian: Bajawa Coffee Galang Donasi untuk Penyintas Gempa NTT

JAKARTA, KBKNEWS.id — Secangkir kopi menjadi bagian dari gerakan kepedulian untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.

Bajawa Coffee bersama Dompet Dhuafa menggalang donasi bagi para penyintas gempa melalui momentum Grand Launching Outlet ke-14 Bajawa Coffee di Jakarta Timur, Sabtu (21/8/2026).

Bajawa Coffee mengajak para pelanggan dan pengunjung untuk turut berbagi dengan masyarakat NTT yang terdampak gempa bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Director Entertainment Bajawa Coffee, Neo Robby Subarjo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Bajawa Coffee terhadap daerah yang memiliki keterikatan dengan identitas mereka.

“Bajawa Coffee berangkat dari NTT, maka ini kepedulian kami kembali untuk NTT. Semoga Dari Bajawa Untuk Sesama menjadi langkah awal yang bagus juga untuk membuka outlet di Jaktim ini dengan bekerja sama peduli untuk penyintas gempa NTT,” ujar Robby.

Menurut Robby, kolaborasi dengan Dompet Dhuafa bukan kali pertama dilakukan. Sejak 2024, Bajawa Coffee telah bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari bantuan untuk anak yatim, pendidikan, hingga respons kebencanaan.

Ia mengapresiasi Dompet Dhuafa yang dinilai sigap dalam merespons berbagai persoalan kemanusiaan. Melalui kolaborasi tersebut, Bajawa Coffee berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu penyintas gempa di NTT.

Sementara itu, Community Retail Fundraising Dompet Dhuafa, Dimas Muttakhin, mengajak pengunjung untuk tidak ragu mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Ini inspiratif, sambil bermusik sambil berbagi kebahagiaan. Apresiasi untuk Bajawa yang juga selalu peduli dengan yang membutuhkan. Salut atas rasa kemanusiaannya. Terima kasih atas amanah yang diberikan melalui Dompet Dhuafa. Semoga bisa meringankan penyintas gempa di NTT,” kata Dimas.

Ajakan tersebut mendapat respons dari para pengunjung. Salah satunya Arsyad yang langsung berdonasi melalui booth fundraising Dompet Dhuafa di outlet Bajawa Coffee Jakarta Timur.

“Saya hanya tergerak untuk membantu mereka yang terdampak bencana. Semoga berapapun itu bisa meringankan beban mereka dan memberikan harapan kehidupan para penyintas di sana,” ujar Arsyad.

Di penghujung acara, penampil musik Timur The Moluccan bersama perwakilan Dompet Dhuafa dan Bajawa Coffee mengumumkan jumlah donasi yang berhasil dihimpun malam itu. Dana yang terkumpul melalui QRIS di area outlet mencapai hampir Rp17 juta.

Donasi tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa NTT, khususnya para penyintas yang masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan memulihkan kehidupan mereka.

Gempa bermagnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA di wilayah utara Laut Flores. Gempa tersebut berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman sekitar 10-15 kilometer.

Pasca gempa utama, aktivitas kegempaan masih terus terjadi. Hingga informasi tersebut dipublikasikan, wilayah NTT telah mengalami 3.394 kali gempa susulan.

Melalui kolaborasi tersebut, Bajawa Coffee dan Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara di NTT. Dukungan dapat disalurkan melalui program kemanusiaan Dompet Dhuafa untuk membantu penyintas gempa.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here