Sejumlah Daerah di Indonesia Dilanda Banjir

Ilustrasi Banjir Medan Maimun Selasa (7/11/2017)/ Antara

JAKARTA – Memasuki musim hujan banjir sudah merendam beberapa daerah di Indonesia, seperti dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, banjir melnada Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Asahan, Kabupaten Bandung, Kabupaten Balangan, Kota Medan dan daerah lainnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sejumlah banjir juga disebabkan air sungai yang meluap seiring meningkatnya curah hujan. Hal itu juga diperparah dengan rusaknya daerah aliran sungai baik itu di bagian hulu, tengah dan hilir.

Secara rinci menurutnya, banjir melanda delapan desa di Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil. Selain itu banjir  juga melanda tiga kecamatan di Kabupaten Bandung yaitu Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang.

Selanjutnya di Kota Medan, kata Sutopo, banjir melanda permukiman di Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan Kelurahan Sukaraja, Aur, Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun.

Dia mengatakan sebanyak 775 rumah dengan 1.240 KK atau 4.983 jiwa terendam banjir setinggi 100-150 sentimeter. Banjir disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Deli. Saat ini banjir sudah berangsur surut.

Di saaat bersamaan, kata dia, banjir juga melanda sembilan desa di Kecamatan Halong dan Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan pada Selasa (7/11) pukul 05.00 WITA. Banjir itu merendam 427 unit rumah panggung dengan tinggi banjir 50-150 centimeter. Sebanyak 1.242 jiwa terdampak banjir. Tidak ada korban jiwa.

Sutopo mengatakan banjir juga terjadi di Kabupaten Asahan. Banjir masih menggenangi 1.108 rumah di Kecamatan Teluk Dalam dan Kecamatan Simpang Empat. Banjir melanda sejak Sabtu (4/11/2017) hingga Rabu. Bupati Asahan belum menetapkan tanggap darurat bencana banjir.

Puncak banjir dan longsor diprediksi terjadi pada Januari 2018. Ancaman banjir dan longsor akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya curah hujan. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada.

 

Advertisement