NEW YORK – Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon mengatakan, krisis yang terjadi di Suriah bukan hanya menjadi kegagalan PBB, tapi juga kegagalan dunia internasional. Krisis yang disebabkan oleh perang sipil itu sudah berlangsung sejak lima tahun silam.
Ia mengatakan kondisi di Suriah sangat memilukan melihat masih banyak warga sipil, khususnya anak-anak yang menderita akibat krisis berkepanjangan di Suriah. Dia mengatakan, sejarah mencatat hal ini sebagai salah satu kegagalan terbesar PBB, dan juga dunia internasional.
“Hal ini sangat memilukan dan sangat disesalkan bahwa kita masih melihat begitu banyak orang, anak-anak, perempuan sekarat (di Suriah),” kata Ki-moon dalam sebuah wawancara dengan CNN, seperti dilansir Sputnik Rabu (23/11).
“Hal ini dikarenakan kurangnya kepemimpinan politik dan visi dan kemanusiaan oleh para pemimpin Suriah. ini dapat dicatat sebagai salah satu kegagalan, bukan hanya PBB, tapi itu adalah semacam kegagalan kolektif,” sambungnya.
Jutaan orang dilaporkan telah meninggalkan Suriah akibat krisis yang disebabkan konflik tak berkesudahan di negara tersebut. Selain itu, ribuan warga sipil, termasuk anak-anak tewas tewas akibat konflik itu.




