YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas hingga sejauh 600 meter ke arah Kali Gendol.
“Telah terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pukul 10.13 WIB dengan durasi 60 detik, jarak luncur 600 meter, dan arah ke Kali Gendol. Awan panas teramati dari CCTV Puncak,” tulis petuga BPPTKG, di akun Twitter @BPPTKG, Rabu (27/2/219).
Laporan pengamatan guguran Gunung #Merapi tanggal 27/02/2019 periode 00.00-06.00 WIB. Berdasarkan data seismik, terekam 7 kali gempa guguran dengan durasi 13 – 90 detik.
Petugas BPPTKG juga mencatat merekam tiga kali gempa guguran dengan durasi 30 – 65 detik. Tiga kali gempa guguran itu tercatat pada pengamatan periode 06.00-12.00 WIB.
“Laporan pengamatan guguran Gunung Merapi periode 00.00-06.00 WIB. Berdasarkan data seismik, terekam tujuh kali gempa guguran dengan durasi 13 – 90 detik. Terpantau dari CCTV empat kali guguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 300 – 900 meter,” paparnya.




