
BANDUNG – Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Bandung menginformasikan bahwa seluruh korban dari kecelakaan tabrakan dua Kereta Api (KA) di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, telah berhasil dievakuasi. Terdapat empat korban jiwa dan 34 korban selamat yang telah dibawa ke rumah sakit pada hari Jumat.
Hery Marantika, Kepala Basarnas Bandung, menjelaskan bahwa proses evakuasi korban tabrakan antara KA Turangga relasi Surabaya-Bandung dan KA Commuter Line Bandung Raya dimulai segera setelah kejadian pukul 06.00 WIB, dan berhasil selesai sekitar pukul 17.30 WIB.
“Dengan telah dievakuasinya seluruh korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai,” kata Hery, dilansir dari Antara.
Ia juga menyebutkan bahwa proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, termasuk PT KAI.
Hasil evakuasi mencatat empat korban meninggal dunia, yang kemudian dibawa ke RSUD Cicalengka. Korban pertama yang dievakuasi adalah masinis KA Commuter Line Bandung Raya, Julian Dwi (29), diikuti oleh asisten masinis Ponisam (48) dan dua korban lainnya.
Selain korban jiwa, 34 korban selamat tersebar di berbagai rumah sakit seperti Rumah Sakit AMC Cileunyi, RSUD Cicalengka, RSU Edelweis Bandung, dan RSU Santosa Bandung.
Setelah evakuasi korban selesai, Hery menyatakan penutupan resmi operasi SAR dalam insiden tabrakan dua KA tersebut, dengan seluruh tim gabungan kembali ke kantor masing-masing.
Hery mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian dan pertolongan hingga evakuasi korban kecelakaan KA selesai.




