Ilustrasi Sembilan tewas kepanasan di truk di Texas/ New york Times
MEXICO – Sembilan jenazah yang terpotong-potong ditemukan ditumpuk di sebuah truk pada Sabtu
(13/1/2017) malam di negara bagian Veracruz, Meksiko.
Sebagian besar korban tewas diyakini sebagai anggota kelompok obat terlarang, kata Gubernur Veracruz Miguel Angel Yunes dalam sebuah konferensi pers, dengan menyebutkan ada tato ditemukan di jenazah tersebut.
Sebelum ditemukannya truk di Xalapa, ibu kota negara kaya minyak itu, pihak berwenang menemukan mayat orang lain, yang tampaknya telah terbunuh saat ia mencoba melarikan diri dari para penculiknya, kata Yunes.
“Jelas bahwa ini adalah konfrontasi antara penjahat,” katanya, dilansir Reuters.
Meningkatnya ketegangan antara kelompok obat-obatan menyebabkan jumlah pembunuhan yang tinggi di Meksiko pada tahun 2017, dan ini adalah tahun yang sangat berdarah di Veracruz.
Pembunuhan di negara Teluk meningkat sekitar 35 persen sampai November tahun lalu dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016. Empat dari 12 pembunuhan wartawan di Meksiko tahun lalu terjadi di negara bagian tersebut.
Akhir pekan ini juga melihat kekerasan di negara bagian utara Tamaulipas, di mana Juan Manuel Hernández, seorang pejabat di Partai Aksi Nasional konservatif, tewas ditembak di mobilnya pada hari Sabtu, menurut sebuah pernyataan dari negara tersebut. Kantor jaksa agung negara bagian telah melancarkan penyelidikan.