Sembilan Kabupaten di Bengkulu Dilanda Banjir dan Longsor

Ilustrasi Sungai Selagan di Muko-Muko berkualitas buruk. Foto: Bengkuluekspress

BENGKULU – Kepala Bidang Tanggap Darurat BPBD Provinsi Bengkulu Khristian Hermansyah mengatakan sembilan dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu terdampak banjir dan tanah longsor.

Dia mengatakan sembilan daerah tersebut yaitu Kota Bengkulu, Kabupaten Kaur, Kabupaten Utara, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Seluma, Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Lebong.

“Akibat dampak La Nina, sejak 4 hingga 7 Februari terjadi banjir dan longsor di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu,” kata Khristian.

Sebanyak 743 rumah terendam banjir, 13 rumah rusak, 2 sekolah terendam, 1 fasilitas kesehatan terendam dan 3 kantor terendam, 87 hektare sawah terendam, 7 hektare kolam ikan rusak, 1 bendungan rusak. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp970 juta.

Menurut Khristian, seperti dilansir Antara, wilayah terparah akibat banjir berada di Kabupaten Bengkulu Utara, seperti Kecamatan Air Besi sebanyak 18 rumah dan satu PAUD terendam, Kecamatan Ketahun sebanyak 57 rumah terendam.

Kecamatan Marga Sakti Sebelat ada 10 rumah terendam, Kecamatan Pinang Raya sekitar 46 rumah, 4 hektare kolam, satu sekolah, satu Polindes, 55 hektare sawah terendam banjir dan 3 sapi hanyut.

Selain terendam banjir, akses jalan nasional lintas Bengkulu – Sumatera Barat terputus di wilayah Batik Nau dan akses menuju Desa Tanjung Genting Kecamatan Air Besi masih terisolir.

Advertisement