KUNINGAN – Masa mudik lebaran sudah di penghujung waktu, dan kini para pemudik sudah berbondong-bondong kembali ke kota tempat mereka merantau dan mencari nafkah. Namun, kemacetan panjang masih terjadi di wilayah Kuningan, Jawa Barat pada Sabtu (1/7/2017).
Kemacetan tersebut tepatnya terjadi sekira sepanjang 10 kilometer dari perempatan Cijoho, atau dari bundaran perempatan Kota Kuningan. Kemacetan bukan hanya dikarenakan banyaknya pemudik yang membeli oleh-oleh di sekitar perempatan dimana banyak berjajar toko pusat oleh-oleh. Namun kemacetan masih terus berlanjut hingga tempat wisata Cibulan.
Hal tersebut sudah bisa diprediksi, karena setiap tahunnya biang kemacetan ketika lebaran di Kuningan pasti dikarenakan membludaknya pengunjung yang ingin melakukan wisata ke salah satu objek wisata terfavorit, yakni Cibulan.
Apa istimewanya Cibulan hingga membuat kemacetan panjang di setiap libur lebaran? Bahkan bukan hanya di musim libur lebaran saja, namun di penghujung akhir pekan pun kemacetan selalu terjadi, karena banyaknya pengunjung dari wilayah sekitar seperti Cirebon, Majalengka, Indramayu hingga kota lainnya seperti Brebes, Tegal, Bandung, Jakarta dan lain-lain.
Salah satu yang menjadi daya tarik dari Cibulan adalah adanya ikan dewa, begitu masyarakat setempat menyebutnya, yakni ikan kancra putih yang diyakini memiliki keistimewaan karena bukan merupakan ikan biasa. Ikan dewa dikenal bisa menghilang jika kolam tempat mereka berenang dibersihkan atau dikuras, dan akan kembali ada jika kolamnya terisi air.
Konon, warga Manis Kidul, Cilimus, desa dimana lokasi Cibulan berada mempercayai jika ikan dewa merupakan jelmaan prajurit Prabu Siliwangi yang dikutuk menjadi ikan.
Percaya atau tidak percaya akan silsilah tersebut, yang pasti jika wisatawan datang ke tempat tersebut bisa merasakan sensasi berenang bersama ikan dewa yang berjumlah puluhan dan berukuran besar dalam sebuah kolam persegi panjang dengan kedalaman hingga dua meter. Tapi jangan kaget ya dengan airnya yang sangat dingin, maklum karena tempat wisata tersebut berada di kaki gunung Ciremai, jadi airnya sedingin air pegunungan.
Meski ikan dewa dipercaya kramat, namun aman diajak berenang bersama dan tidak akan mengganggu. Jika ingin berfoto dengannya juga bisa, namun dengan syarat sang ikan dipegang pawang yang menjaga para ikan, dan kita tinggal memberi uang tips seikhlasnya.
Selain kolam ikan dengan kedalaman dua meter, bagi Anda yang ingin berenang lebih aman di kedalaman yang lebih rendah, tersedia kolam setinggi 120 meter, dan 60 meter, yang biasanya dipenuhi anak-anak yang berenang menggunakan ban sewaaan, dan bermain di balon air berukuran besar yang juga disewakan di kolam khusus anak tersebut.
Selain keistimewaan ikan dewa, objek wisata Cibulan juga dikenal dengan adanya air tujuh sumur yang berbentuk kolam kecil dan banyak dipercaya orang dapat mendatangkan harapan yang diinginkan bagi mereka yang mempercayainya. Jangan heran jika melihat para wisatawan turun dari bus pariwisata dengan membawa dirigen air atau botol-botol berukuran besar untuk menampung dan membawa air dari tujuh sumur tersebut untuk dibawa pulang.
Dua keistimewaan tersebut rupanya menjadi daya tarik bagi para pengunjung. Rasa penasaran untuk berenang bersama ikan keramat, dan mendapat air tujuh sumur. Sekilas tempat ini terlihat sederhana, hanya objek wisata berenang, namun memiliki magnet tersendiri untuk mengajak para wisatawan mengunjunginya. Tertarik dan penasaran ingin mengunjunginya? Jika belum sempat, sempatkan di liburan lebaran tahun depan yuk! Tiket masuknya terjangkau, hanya Rp 15.000 per orang.





