Seorang Ibu di Tarakan Simpan Mayat Bayinya di Frezer Kulkas Selama Tiga Bulan

SA dan lemari pendingin diamankan polisi/ Tribun Kaltim

TARAKAN – Mayat seorang bayi perempuan ditemukan membeku di dalam freezer di sebuah tempat pencucian mobil di Kampung Satu RT 11, Jalan Pulau Bunyu, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

Setelah dilakukan penyelidikan, bayi tersebut telah disimpan di dalam frezer kulkas oleh ibunya sendiri, SA, yang  mengaku kepada polisi ia melahirkan bayi tersebut seorang diri di rumahnya di Jalan Lestar RT 21, Kelurahan Karang Harapan, pada bulan Mei.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim Choirul Jusuf, mengungkapkan, seperti dilansir Tribun Kaltim, dari hasil pemeriksaan SA melahirkan bayinya sendiri di kamar mandi tanpa dibantu siapapun, dan bayinya meninggal dunia.

Karena kalut, SA memilih menyimpan bayinya di dalam freezer di kulkas di rumahnya dengan memasukkan bayinya ke dalam plastik hitam. Setelah dibungkus rapi dengan plastik hitam, SA menyimpan pada kotak freezer di lemari es di rumahnya.

Setelah membeku menjadi es, dua hari kemudian, barulah SA memindahkan bayi yang sudah beku tersebut ke dalam chest freezer di tempat pencucian mobil mobil milik suaminya, DO di Jalan Pulau Bunyu RT 11 Kelurahan Karang Harapan.

Plastik hitam yang berisi bayi yang membeku tersebut lalu dimasukkan ke dalam panci. Selanjutnya, panci tersebut dimasukkan ke bagian paling bawah chest freezer bersama daging, ayam, dan lainnya.

SA meminta karyawannya untuk tidak membuka panci yang ada di dalam chest freezer tersebut. Sampai akhirnya terungkaplah penemuan bayi tersebut. Kini SA telah diamankan pihak kepolisian setempat beserta dengan lemari pendingin tempat bayi tersebut disimpan.

Advertisement