PERTH-Seorang pekerja bantuan perempuan asal Australia dikabarkan diculik kelompok bersenjata di Afghanistan. Sampai kini Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia sedang mencoba mengonfirmasi laporan itu.
Seperti yang dilansir The Guardian, Jumat (29/4) wanita yang diketahui bernama Katherine Jane Wilson atau Kerry itu berusia 60 tahun asal Perth. Wanita itu dilaporkan diculik pada Kamis (28/4) di Jalalabad, Afghanistan timur.
Wilson menyatakan putrinya telah bekerja di wilayah tersebut selama lebih dari 20 tahun di badan amal yang berkaitan dengan hak-hak perempuan dan keamanan perairan dan mengetahui risikonya.
“Ini selalu berbahaya. Selalu ada bahaya di belakangnya,” katanya.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan itu. Para penculik dilaporkan mengenakan seragam militer.
Menurut sumber keamanan, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan, polisi telah menahan delapan tersangka penculik, sembari menambahkan bahwa sang wanita tidak meminta perlindungan.
Februari lalu, lima karyawan asal Afghanistan yang bekerja di Komite Palang Merah Internasional diculik oleh penyerang bersenjata tak dikenal di wilayah tenggara Afghanistan tapi dibebaskan empat hari kemudian.
Aksi penculikan, terutama untuk meminta uang tebusan, sering terjadi di Afghanistan dan kerap menargetkan para pekerja organisasi kemanusiaan.




