SIALANG BUNGKUK – 129 napi dari Rumah Tahanan Kelas II-B Sialang Bungkuk, Pekanbaru, yang kaburĀ sejak pekan laluĀ hingga kini belum tertangkap dan masih menjadi buron.
“Pelarian para napi sudah terpantau sampai ke luar daerah,” kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo.
Meski demikian, narapidana yang berhasil kabur hingga ke luar provinsi juga berhasil ditangkap berkat kerja sama antar kepolisian daerah di provinsi tetangga. Satu narapidana berhasil ditangkap Polda Sumatera Barat di Pariaman. “Napi yang tertangkap di Sumatera Barat segera dipulagkan ke Rutan Sialang Bungkuk,” ucapnya.
Soal kekurangan data, polisi terpaksa membongkar kembali file lama yang diperoleh dari penyidik jajaran Polda Riau yang pernah menangani kasus kejahatan yang dilakukan para napi.
Guntur berharap peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada polisi jika menemukan adanya gerak mencurigakan di lingkungan sekitarnya. “Data napi selalu kami perbarui dan telah melakukan penyebaran foto,” ucapnya, dilansir tempo, Sabtu (13/5/2017).
Memasuki hari ketujuh peristiwa ratusan napi kabur ini, Kepolisian Daerah Riau terus meningkatkan koordinasi dengan Polda untuk memperketat jalur perbatasan, baik itu jalur darat, air maupun udara.
Sebanyak 448 tahanan kabur dari Rutan Kelas II-B Pekanbaru yang berada di Jalan Sialang Bungkuk Nomor 2, Tenayan Raya, Pekanbaru, dengan cara mendobrak salah satu pintu hingga terbuka.





