SURIAH – Serangan udara Israel di Suriah hari Senin (21/1/2019) telah menewaskan sedikitnya 21 orang, 12 diantaranya anggota Pengawal Revolusi Iran.
Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris melaporkan 12 di antara korban akibat serangan udara Israel adalah anggota Pengawal Revolusi Iran.
Bentrokan antara Israel dan Iran bermula dengan serangkaian serangan udara Israel hari Minggu (20/1/2019) terhadap berbagai sasaran terkait Iran di Suriah. Pihak Israel secara terbuka mengaku bertanggung jawab dan menargetkan Iran dalam serangan tersebut.
“Israel akan terus mencegah Iran menggunakan Lebanon, Suriah dan Gaza sebagai pangkalan terdepan untuk menyerang Israel guna mempercepat tujuan yang terang-terangan dikatakan untuk menghancurkan Israel,” tandas Netayahu, dikutip VOA.
Pada waktu sebelumnya Rusia dan Amerika cepat bertindak menurunkan ketegangan antara Israel dan Iran. Tetapi sekarang tidak Rusia maupun Amerika mau campur tangan terutama setelah Presiden Trump mengatakan akan menarik semua pasukan Amerika dari Suriah.





