Serangan Pangkalan Udara Lybia, 141 Tewas

Ilustrasi Serangan pangkalan udara militer/ AFP
LYBIA – Serangan terhadap sebuah pangkalan udara di Libya selatan telah menewaskan 141 orang yang sebagian besar tentara yang setia kepada pasukan militer Khalifa Haftar.

Pada hari Kamis (18/5/2017), anggota milisi Angkatan III yang setia kepada pemerintah yang didukung oleh PBB atas kesepakatan nasional (GNA) di Tripoli menyerang basis yang digunakan oleh Tentara Nasional Libya (Tentara Nasional Libya) Haftar, menurut sumber militer.

Juru bicara LNA, Ahmad al-Mesmari, mengatakan bahwa korban termasuk warga sipil yang bekerja di pangkalan udara Brak al-Shati atau yang berada di daerah terdekat.

“Para tentara kembali dari sebuah parade militer. Mereka tidak bersenjata. Kebanyakan dari mereka dieksekusi, “katanya, dilansir AFP, Sabtu (20/5/2017).

GNA mengatakan bahwa sebuah komisi penyelidikan telah dibentuk untuk menyelidiki serangan tersebut. Dikatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk menunda menteri pertahanannya, Al-Mahdi al-Barghati, dan kepala Angkatan Ketiga dari tugas mereka sampai mereka yang bertanggung jawab diidentifikasi.

GNA dan kementerian pertahanan mengutuk serangan tersebut dan mengatakan bahwa mereka tidak memerintahkan tindakan semacam itu.

Pemerintah persatuan, pemerintahan saingannya di Libya timur dan pendukung masing-masing berjuang untuk pengaruh di negara Afrika utara, yang telah dirusak oleh kekacauan sejak jatuhnya diktator Muammar Gaddafi pada tahun 2011.

Advertisement