Serangan Saudi di Yaman, 20 Tewas

Serangan Saudi di Yaman 1 Desember 2017/ AFP

YAMAN – Sedikitnya 20 orang tewas setelah pesawat tempur milik koalisi militer pimpinan-Saudi mencapai daerah pemukiman di provinsi baratistan Yaman, Hudaydah.

Kantor berita SABA, Yaman, mengutip sumber lokal, melaporkan bahwa pesawat Saudi menargetkan tiga kendaraan sipil di dekat sebuah restoran di distrik al-Jarahi, Sabtu (30/12/2017).

Sebelumnya pada hari itu, serangan udara Saudi lainnya membunuh setidaknya 10 wanita di sebuah peternakan di distrik Khoukhah di provinsi tersebut.

Korban massal terbaru dari serangan udara tersebut disebabkan di provinsi barat daya Ta’izz, di mana serangan udara pimpinan Saudi membunuh atau melukai 120 orang di pasar pada hari Selasa.

Arab Saudi telah memimpin sebuah kampanye melawan Yaman melalui udara, darat, dan laut sejak Maret 2015 dalam upaya untuk mengembalikan mantan presiden tersebut, Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu setia rezim di Riyadh, dan untuk melemahkan gerakan Houthi Ansarullah.

Rezim Riyadh gagal mencapai tujuannya meski menderita banyak. Selama dua tahun terakhir, Houthi telah menjalankan urusan negara dan membela orang-orang Yaman melawan agresi Saudi.

Angka terbaru menunjukkan bahwa perang sejauh ini telah membunuh lebih dari 13.600 orang Yaman dan melukai ribuan lainnya. Agresi Saudi juga mendapat banyak korban di fasilitas dan infrastruktur negara tersebut, menghancurkan banyak rumah sakit, sekolah, dan pabrik.

Beberapa negara Arab, termasuk Uni Emirat Arab dan Bahrain, merupakan mitra kunci dalam kampanye tersebut, yang tidak memiliki mandat internasional dan menghadapi kritik yang meningkat.

Arab Saudi juga memberlakukan embargo total terhadap Yaman, menyebabkan kekurangan makanan dan obat-obatan. Epidemi kolera baru-baru ini telah disalahkan pada kekurangan tersebut.

Advertisement