Serangan Udara Amerika Tewaskan 16 Warga Sipil Suriah

Serangan Udara
Foto: spiegel.de

RAQQA— Serangan udara pasukan koalisi yang dipimpin Amerika, menewaskan sedikitnya 16 orang di provinsi bagian utara Suriah al-Raqqa. Demikian dilaporkan kelompok pemantau HAM di Suriah yang disitat Kantor Berita NAM.

Serangan udara ini menandai pembunuhan masyarakat sipil pertama oleh pasukan koalisi, sejak operasi yang mendukung Milisi pemberontak Kurdi (SDF) pemberontak dalam menghadapi ISIS. SDF adalah aliansi oposisi Kurdi yang mencakup Arab, Suriah, dan Turkmenistan. Mereka melancarkan kampanye perlawanan terhadap ISIS.

Operasi ini telah dimulai pada Sabtu (5/11) lalu. Tujuan operasi ini adalah untuk membebaskan desa-desa di sekitar al Raqqa, bagian utara Suriah dari cengkraman ISIS. Operasi ini dinamai “The Wrath of Efrat” (Kemurkaan Efrat). Eufrat adalah nama sungai besar di Syam yang meliputi Irak dan Suriah.

Dilaporkan Kantor Berita NAM, sedikitnya 30 ribu milisi SDF ambil bagian dalam operasi ini. Amerika pun menyokong melalui serangan udara yang dilancarkan.

Advertisement