AMERIKA SERIKAT – Serangan udara Amerika Serikat (AS) di Irak dan Suriah sejak tahun 2014 dikatakan Pentagon telah menewaskan 119 warga sipil.
Jumlah tersebut lebih rendah dari perkiraan kelompok pemantau. Kelompok LSM yang berbasis di London memperkirakan 1.787 warga sipil tewas sejak AS melakukan serangan udara untuk menghancurkan ISIS yang menguasai banyak wilayah di Irak dan Suriah.
Namun Pentagon menyatakan data tersebut dirilis Centcom, komando militer AS di Timur Tengah, yang mencatat laporan bulanan. (Baca Juga: Serangan Udara Amerika Tewaskan 19 Warga Sipil Suriah )
“Kami punya tim yang bekerja penuh waktu untuk mencegah jatuhnya korban tewas sipil yang tidak diinginkan,” ungkap Kolonel John Thomas.
“Hasil penyelidikan kami setiap serangan mengikuti proses yang tepat, memenuhi hukum perang dan melakukan pencegahn, meskipun hasilnya tidak sesuai,” tambahnya, seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (11/11/2016).




