BOGOR – Pusat Belajar Anti Korupsi (PBAK) Dompet Dhuafa, gelar Serasi Reguler di Sekolah Guru Indonesia (SGI) Parung, Bogor, Senin (4/11/2019).
Berbeda dengan Sekolah Guru Antikorupsi (SERASI) roadshow, Serasi reguler dilaksanakan dengan waktu yang lebih panjang, selama lima hari hingga Jumat.
“Tentunya ada materi yang lebih dalam, ada Training of Trainer, Character Building Camp dan materi lainya yang tidak ada dalam SERASI Roadshow,” ujar Aslam Syah Muda S. H. I, C.Pt koordinator Pendidikan PBAK.
Dalam pembukaan SERASI, Haryo Mojopahit, Direktur Divisi Advokasi Dompet Dhuafa sangat mengapresiasi program Serasi. Menurut Haryo, program Serasi adalah bagian dari langkah memberantas kemiskinan. Karena menurutnya korupsi mengambil sumbangsih besar atas kemiskinan dan kesenjangan di Negeri ini.
“Karena korupsi, kita sering diberlakukan tidak adil. Bahkan sejak dalam kandungan,” ucap Haryo, dikutip dari laman dompetdhuafa.org.
Tujuan dari Serasi Reguler, selain menciptakan guru yang memiliki karakter anti korupsi juga mampu menyalurkan nilai-nilai korupsi ke peserta didik. Bahkan menjadi whistleblower gerakan antikorupsi di sekolah.
Dalam Serasi Reguler kali ini, dihadiri oleh 25 guru. Tak hanya dari Jabodetabek, namun dari berbagai daerah lain di Indonesia, seperti Bandung dan Palembang.





