IRAK – UNICEF mengatakan jika ribuan anak-anak Irak di Mosul timur kembali bersekolah setelah lebih dari dua tahun terjadi pertempuran pemerintah Irak melawan ISIS.
Pasukan Irak melancarkan operasi besar-besaran untuk merebut kembali Mosul dari kelompok Negara Islam 100 hari yang lalu dankini para jihadis sudah terguling dari semua lingkungan pusat Mosul timur.
Kembalinya anak-anak ke sekolah adalah awal yang baik, meskipun dibuutuhkan pemulihan dan proses yang panjang untuk anak-anak Irak yang sempat terkena perang dan menjadikan Mosul kota berdarah.
“Setelah pertempuran mereda di Mosul timur, 30 sekolah dibuka kembali pada hari Minggu dengan bantuan dari UNICEF, yang memungkinkan lebih dari 16.000 anak-anak untuk melanjutkan pendidikan mereka,” kata perwakilan UNICEF di Irak Peter Hawkins dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP, Selasa (24/1/2017).
“Beberapa sekolah di daerah tertutup selama dua tahun, dan anak perempuan dilarang mendapatkan pendidikan,” katanya.
“Setelah mimpi buruk dua tahun terakhir, ini adalah momen penting untuk anak-anak dari Mosul untuk merebut kembali pendidikan mereka dan harapan mereka untuk masa depan yang lebih baik,” katanya.Â
ISIS menyerbu daerah yang luas di utara dan barat Baghdad pada 2014, namun pasukan Irak telah merebut kembali banyak wilayah.
Selama lebih dari dua setengah tahun pemerintahan di Irak, kelompok jihad berusaha untuk mengindoktrinasi anak-anak menjadi ideologi ekstremis, dengan menggunakan sekolah sebagai bagian dari upaya untuk melakukannya.
Pasukan Irak meluncurkan operasi Mosul pada 17 Oktober dan telah membuat kemenangan yang cepat di sisi timur kota bulan ini, namun wilayah barat masih tetap di bawah kontrol ISIS.





