Setelah Pasar Ikan, Muara Angke Siap-siap Digusur

JAKARTA (KBK)- Penggusuran di Luar Batang, Jakarta Utara hampir rampung. Kini, warga muara angke bersiap mengalami nasib serupa. Pasalnya pada Senin, (18/4) warga Rw 001, Muara Angke, Jakarta Utara dikirmi surat peringatan pertama oleh pihak Kelurahan. Informasi ini disampaikan Tri (32), salah satu warga Muara Angke kepada KBK.

Di dalam surat itu tertulis,  warga harus segera mengosongkan tempat tinggal mereka karena akan segera digusur oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pasalnya tanah tempat tinggal berada dalam wilayah zona hijau revitalisasi Teluk Jakarta.

Tri yang juga seorang nelayan mengatakan, dalam waktu 7×24 jam sejak surat diterima warga, akan segera disodorkan kembali Surat Peringatan (SP) ke dua. “SP 2 nanti dikasih waktu 2×24 jam, SP 3 baru diberitahu waktu penggusurannya,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu (20/4/2016).

Dirinya mengatakan, warga sangat kaget dan menolak rencana penggusuran tersebut. Sedikitnya ada 150 Kepala Keluarga yang akan tergusur. Mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Saat ini mereka sudah dipersulit dengan adanya reklamasi  yang mengakibatkan penghasilan mereka berkurang, bahkan ada yang merugi.

Senada dengan Tri, Saeri (36), seorang istri nelayan Muara angke mengatakan dirinya terkejut mendapatkan surat pemberitahuan tersebut. “Saya berharap kalau bisa habis lebaran penggusurannya. Karena anak-anak masih pada sekolah, mereka sebentar lagi mau ujian,” jelasnya.

Saat ini Saeri dan suaminya hanya bisa pasrah dan berharap belas kasihan pemerintah. “Tolong belas kasihan sama warga. Ada pulau baru nelayan pada bangkrut, sekarang rumah mau digusur,” jelasnya. (mir)

Advertisement