
YAMAN – LSM internasional Save the Children mengatakan kelaparan dan penyakit telah membuat sekitar 130 anak atau lebih meninggal setiap hari di Yaman.
Save the Children menyatakan bahwa blokade yang terus diterapkan pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi terhadap pemberontak Syiah Houthi, akan terus meningkatkan jumlah kematian, dimana lebih dari 50.000 anak-anak diyakini meninggal pada tahun 2017.
Arab Saudi menerapkan blokade terhadap pelabuhan Yaman setelah serangan misil dekat Riyadh pada awal bulan November ini. Menurut Saudi, pasukan koalisi akan membuka blokade tersebut, setelah menerima kritik dari dunia internasional.
Pada hari Kamis (16/11) pemimpin WHO, UNICEF dan Program Pangan Dunia mengeluarkan pernyataan bersama yang meminta agar Arab melonggarkan blokade tersebut.
“Walaupun koalisi militer yang dipimpin oleh Saudi telah membuka sebagian blokir terhadap Yaman, penutupan sebagian besar pelabuhan udara, perairan dan darat memperparah keadaan yang sudah terlanjur buruk,” menurut Save the Children, dilansir VOA, Jumat (17/11/2017).
“Ruang dan akses yang dibutuhkan untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan terganggu, mengancam jiwa jutaan anak dan keluarga.” tandasnya.




