Singapura Umumkan Dua Kasus Baru Zika

Ilustrasi pemberantasan nyamuk perantara virus zika /straitstimes.com

SINGAPURA – Singapura pada hari Jumat (9/6/2017) mengkonfirmasi dua kasus virus Zika yang ditularkan nyamuk, sehingga jumlah total kasus yang dilaporkan di negara kota tahun ini menjadi delapan.

Penyakit virus zika  yang dibawa oleh nyamuk telah menyebar ke lebih dari 60 negara sejak wabah diidentifikasi di Brasil pada tahun 2015, dan meningkatkan kekhawatiran akan kaitannya dengan microcephaly,  atau cacat lahir.

Badan Lingkungan Nasional (NEA) mengatakan telah memulai inspeksi dan penyemprotan dengan insektisida di beberapa bagian kota.

“Warga didesak untuk menjaga kewaspadaan dan terus menghilangkan habitat pembiakan nyamuk, karena masih ada kasus tanpa gejala atau ringan dan tidak terdiagnosis yang dapat menyebabkan penularan lebih lanjut virus,” kata agensi tersebut dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters.

Kebanyakan orang yang terinfeksi Zika memiliki gejala ringan namun infeksi pada ibu hamil dikaitkan dengan microcephaly dan kelainan otak lainnya pada bayi.

NEA telah mendesak warga untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap nyamuk pada bulan-bulan musim panas mendatang, dimana biasanya musim puncak untuk penyakit nyamuk lain, seperti  demam berdarah.

Singapura kini telah melaporkan delapan kasus Zika tahun ini, berdasarkan data pemerintah. Tahun lalu, lebih dari 400 orang terinfeksi virus tersebut, menyusul penemuan kasus pertama di bulan Agustus.

Advertisement