Somalia Protes Perpanjangan Embargo Senjata oleh PBB

Ilustrasi senjata-senjata militan di Suriah/ Sanaa
SOMALIA – Somalia mengatakan  pihaknya menentang keputusan Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang embargo senjata di negara itu.

Penasihat Keamanan Nasional Abdisaid Mohamed Ali mengatakan sanksi senjata itu “membatasi kemampuan Somalia untuk mendapatkan senjata yang diperlukan untuk mengalahkan teroris.”

Dilansir Anadolu, Senin (18/11/2019), Ali mengatakan bahwa Somalia berencana untuk memperbaiki angkatan bersenjatanya untuk memerangi lebih baik militan Al-Shabaab yang berafiliasi dengan al-Qaeda yang berbasis di Somalia, sehingga sanksi-sanksi itu perlu dicabut.

PBB pada hari Jumat mengeluarkan resolusi yang memperpanjang embargo senjata lebih dari satu dekade di Somalia selama satu tahun, dengan mengatakan langkah itu bertujuan mencegah al-Shabaab dari memperoleh senjata, bahan kimia dan komponen pembuat bom.

Panel para ahli dari PBB mengatakan penyelidikan baru-baru ini menunjukkan bahwa al-Shabaab memproduksi bahan peledak secara lokal, tidak seperti di masa lalu, di mana mereka mengandalkan keahlian dan bahan dari luar Somalia.

Rusia, Cina, dan Guinea Ekuatorial menentang perpanjangan embargo senjata.

Perwakilan Tetap Somalia untuk PBB Abukar Osman juga mengkritik embargo senjata, mengatakan kepada media lokal bahwa itu sudah ketinggalan zaman dan “gagal memperhitungkan realitas baru positif Somalia di lapangan.”

Advertisement