Staff Kedubes Israel di Yordania Dipulangkan Setelah Insiden Penyerangan

Pengamanan di Kedubes Israel di Yordania pasca penembakan/ AFP

AMMAN – Staf kedutaan Israel di Yordania telah ditarik kembali pulang ke Israel setelah adanya  serangan di kompleks Kedutaan Besar israel di Amman, Yordania,  Minggu (23/7/2017).

Sebuah pernyataan dari pemerintah Israel mengatakan di antara mereka yang kembali adalah petugas keamanan, yang telah menembak mati seorang Yordania untuk membela diri.

Israel mengatakan semua diplomatnya aman. Dilansir BBC, Selasa (25/7/2017), Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berbicara dengan duta besar dan petugas keamanan, dan mengucapkan selamat atas penanganan situasi tersebut.

Sebelumnya, seorang tukang yang masuk di komplek tersebut melakukan penyerangan dengan menggunakan obeng dan ditembak mati petugas keamanan Israel, yang juga menewaskan satu orang Yordania lainnya.

Israel mengucapkan terima kasih kepada Yordania atas “kerja sama yang erat” selama 24 jam terakhir.
Media Israel sebelumnya telah melaporkan ketegangan antara kedua negara tersebut karena Yordania tidak mengizinkan petugas keamanan yang telah menembak mati orang Yordania untuk meninggalkan negara tersebut.

Sementara kementerian luar negeri Israel mengatakan menurut Konvensi Wina tahun 1961, satpam memiliki kekebalan dari penyelidikan dan penangkapan.

Insiden tersebut merupakan salah satu insiden paling serius antara kedua negara sejak mereka menandatangani sebuah perjanjian damai pada tahun 1994.

Advertisement