BANDUNG – Stasiun Kereta Api Bandung tergenang air setinggi setengah meter sehingga sejumlah pemberangkatan mengakibatkan keterlambatan, pada Minggu (13/11/2016).
Sekitar pukul 14.30 WIB, genangan air sudah surut menjadi sekitar 30 centimeter. Namun lintasan rel di semua jalur masih terendam dan ratusan calon penumpang menumpuk di loket pembelian tiket di Pintu Selatan.
Ade (40), salah satu calon penumpang, sudah datang di Stasiun sejal pukul 11.30 WIB. Ia mengantongi tiket KRD menuju Cicalengka.
“Tak begitu lama setelah hujan besar turun, banjir datang dari arah barat. Sejak saya datang, belum ada satu pun kereta yang datang atau diberangkatkan. Semua ditunda,” tutur Ade, dilansir PR.
Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ilud Siregar menjelaskan, tidak ada pembatalan pemberangkatan kereta akibat banjir ini. Hanya ada penundaan beberapa perjalanan kereta. Selain empat pemberangkatan KRD, dua perjalanan Kereta Serayu jurusan Pasar Senen-Purwokerto juga tertahan.
“Yang satu tertahan di Ciroyom, satunya lagi tertahan di Cikudapateuh,” tutur Ilud.
Menurutnya PT KAI mengutamakan faktor keselamatan penumpang sehingga pihaknya akan segera memberangkatkan perjalanan-perjalanan kereta begitu genangan air di lintasan kereta benar-benar menyusut. Banjir ini merupakan pertama kalinya melanda stasiun Bandung.





