
SELANDIA BARU – Farhid Ahmed (59), seorang jemaah selamat dari penembakan massal di masjid Al Noor Christchurch, menyatakan perdamaian pada pelaku penembakan meski dia kehilangan istri yang tewas dalam trageddi tersebut.
“Aku tetap mengasihimu,” ujarnya, dilansir Reuters, Selasa (19/3/2019).
“Saya ingin berpesan kepada orang yang melakukan ini, atau jika dia memiliki teman yang juga berpikiran seperti ini: Saya tetap mengasihimu,” kata Farhid Ahmed.
Dia menambahkan, tidak setuju dengan apa yang dilakukan, “Kamu mengambil keputusan yang salah, arah yang salah, tapi saya ingin percaya padamu. Bahwa kamu memiliki sesuatu yang besar di hati mu,” tambahnya lagi.



