Sudah 41 Orang Meninggal Akibat Gempa Ekuador

Quito- Gempa dengan kekuatan 7,8 SR yang mengguncang Ekuador Sabtu kemarin merupakan gempa terbesar dalam kurun waktu satu dasawarsa.

Sampai kini sedikitnya 41 orang meninggal dari beberapa propinsi di Ekuador.

Presiden Ekuador, Raffael Correa menyatakan gempa kemarin sebagai bencana darurat nasional. Presiden meminta kepada warga berpenduduk agar tenang dan tetap waspada.

“Kasih yang tak terhingga kami kirimkan kepada keluarga korban,” tulisnya dalam Twitter ketika mempersingkat lawatan ke Italia dan pulang ke negaranya, seperti dikutip Reuters, Minggu (17/4)

Otoritas dan keamanan yang berwenang meminta penduduk meninggalkan rumah mereka di pesisir karena khawatir terjadi gelombang pasang.

Pemerintah menyatakan bahwa jumlah korban meninggal dapat meningkat dan kerusakan parah khususnya di pesisir barat yang mendekati pusat gempa di Guayaquil.

“Malangnya, sejauh ini terdapat 41 korban meninggal,” kata wakil presiden Jorge Glass dan menyebut gempa ini merupakan yang terkuat sejak peristiwa 1979.

“Banyak orang berada di jalan-jalan dengan barang bawaan untuk siap mengungsi ke dataran yang lebih tinggi,” katanya dengan suara bergetar melalui panggilan telepon dengan Whatsapp.

“Jalan raya terbelah, listrik dan telepon terputus,”imbuhnya.

Advertisement