SUMBA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 100 kali kejadian gempa bumi mengguncang Pulau Sumba dan sekitarnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam sepekan atau selama periode 9-15 Juni 2023.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Sumba Timur Kustoro Hariyatmoko menjelaskan,seperti dilansir Antara, jumlah kejadian gempa bumi terbanyak berkekuatan di bawah magnitudo 3 sebanyak 87 kejadian, magnitudo 3-5 dengan 13 kejadian.
Berdasarkan kedalaman, pusat gempa bumi berkedalaman lebih dari 60 kilometer (km) sebanyak 81 kejadian, antara 60-300 km 17 kejadian, dan lebih dari 300 km sebanyak dua kejadian.
Kustoro mengingatkan masyarakat di Pulau Sumba dan sekitar untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman gempa bumi yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
Pulau Sumba merupakan wilayah yang sering diguncang gempa bumi karena berada pada batas dua lempeng tektonik yaitu Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.
Bahkan pada 19 Agustus 1977, kata dia, wilayah Pulau Sumba bagian selatan pernah dihantam gelombang tsunami yang dipicu gempa bumi berkekuatan magnitudo 7.





